Sukabumi, kabar-9.com – Sore yang cerah di Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, disulap menjadi panggung dadakan bagi puluhan warga yang berjoget dengan penuh semangat. Lagu-lagu riang mengalun dari musik boks, menemani gerakan mereka yang ditayangkan langsung melalui aplikasi TikTok.Kamis (24/10/2024)
Tak sekadar untuk bersenang-senang, aksi warga ini adalah cara mereka mencari penghasilan tambahan. Di bawah naungan pepohonan dan kehangatan antar-tetangga, mereka merekam setiap tarian dengan ponsel yang berjejer di atas tripod. Dari anak muda hingga orang tua, warga menari tanpa henti, menyesuaikan langkah dengan irama untuk menghibur ribuan penonton secara online.
BACA LAINNYA
Rapat RKPDes Sukakarsa Prioritaskan Program Pembangunan 2025
Dalam tayangan langsung yang mereka sebut “joget sadbor”, warga mendapat “saweran” berupa gift dari penonton. Gunawan, pemilik akun TikTok dan YouTube @Sadbor86, adalah pelopor gerakan ini di Desa Bojongkembar. Ia mengajak para tetangganya untuk turut menari dan mencari nafkah lewat aplikasi TikTok. Setiap harinya, para penari bisa mengumpulkan pendapatan yang bervariasi, tergantung jumlah penonton dan besar gift yang diterima.
Kokon (54), salah seorang warga yang juga menjabat ketua RT, telah mengikuti joget live ini selama setahun lebih. Ia mengaku bisa berjoget hingga tujuh jam sehari dan mendapatkan Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per hari. “Alhamdulillah, dari sini bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan beli motor,” ujarnya. Kokon tidak mempermasalahkan komentar negatif dari netizen yang menyebut kegiatan ini sebagai “mengemis online”. Bagi Kokon, aktivitas ini adalah cara halal untuk menambah penghasilan.
Mira, warga lain yang baru sebulan bergabung, juga merasakan manfaat ekonomi dari joget TikTok. Ia bisa membawa pulang hingga Rp 300.000 per hari, tergantung ramai atau tidaknya penonton. “Pokoknya happy di sini. Kalau bisa, selamanya ada live kaya gini,” ucap Mira, yang kini menggantungkan ekonomi rumah tangganya pada aksi joget online.
Fenomena joget TikTok di Desa Bojongkembar ini memberikan warna baru bagi warga dan penghidupan mereka. Tanpa perlu panggung mewah, mereka bisa meraih penghasilan sambil menghibur diri serta ribuan penonton dari berbagai penjuru, yang turut mendukung mereka lewat saweran online.
(Harun)
